Breaking News
light_mode
Beranda » Kuliner » Bosan Kuliner yang Itu-Itu Saja? Ini 5 “Hidden Gems” Kuliner Jawa Tengah yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!

Bosan Kuliner yang Itu-Itu Saja? Ini 5 “Hidden Gems” Kuliner Jawa Tengah yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!

  • account_circle Nayla Zakiyya
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tegalhitz.comKalau bicara soal kuliner Jawa Tengah, yang langsung terlintas di kepala pasti Lumpia Semarang, Bakso Solo, atau Gudeg Solo. Memang enak, tapi tahu tidak kalau Jawa Tengah masih menyimpan “harta karun” kuliner legendaris yang lokasinya agak tersembunyi tapi rasanya bikin nagih?

Para pemburu kuliner rela blusukan demi bisa mencicipi menu-menu ini. Buat kamu yang mengaku foodies dan bosan dengan tempat makan yang itu-itu saja, ini dia 5 kuliner hidden gem di Jawa Tengah yang wajib kamu datangi minimal sekali seumur hidup!

1. Mangut Kepala Manyung (Pantura)

  • Bahan Utama & Pengolahan: Hidangan ini menggunakan kepala ikan manyung (sejenis ikan laut yang biasanya dikeringkan menjadi ikan asin jambal roti). Sebelum dimasak, kepala ikan wajib melalui proses pengasapan tradisional menggunakan batok kelapa atau kayu khusus hingga berwarna kecokelatan. Proses ini memberikan aroma smoky yang sangat khas dan menghilangkan bau amis.

  • Karakter Rasa: Kepala ikan yang sudah diasap kemudian direbus dalam kuah mangut—yaitu kuah santan kental yang dibumbui cabai rawit merah (setan) dalam jumlah melimpah, kencur, daun jeruk, dan belimbing wuluh. Rasanya merupakan perpaduan ekstrem antara pedas membakar, gurih pekat, sedikit asam segar, dan aroma asap yang meresap hingga ke sela-sela tulang kepala ikan.

  • Cara Menikmati: Menikmati hidangan ini membutuhkan seni tersendiri karena Anda harus “membongkar” tulang-tulang kepala ikan untuk mencari bagian daging yang lembut, kenyal, serta bagian mata atau tulang muda yang gurih. Biasanya disajikan bersama nasi hangat, daun pepaya rebus, dan es teh manis sebagai penawar pedas.

  • Kenapa Menarik? Sensasi “perang” melawan rasa pedas dan ukuran kepala ikan yang jumbo selalu sukses jadi konten estetik di Instagram atau TikTok.

 

2. Sate Winong (Purworejo)

Berbeda dengan sate kambing pada umumnya yang memakai kecap pabrikan, Sate Winong yang legendaris ini menggunakan kecap racikan sendiri yang diolah dari gula Jawa dan rempah-rempah. Warungnya pun biasanya berada di dalam desa (Desa Winong).

  • Bahan Utama & Pengolahan: Menggunakan daging kambing muda pilihan (biasanya di bawah usia 5 bulan) agar teksturnya empuk dan tidak prengus. Daging dipotong tipis-tipis, ditusuk, kemudian dibakar di atas arang bambu tanpa bumbu bumbuan yang berlebihan agar rasa asli dagingnya tetap terjaga.

  • Karakter Rasa & Keunikan Saus: Yang membuat Sate Winong berbeda dari sate kambing manapun adalah Kecap Winong. Kecap ini dibuat secara rumahan oleh warga lokal menggunakan formula rahasia berbasis gula Jawa asli yang direbus dengan berbagai rempah seperti lada, pala, dan daun-daunan khusus. Hasilnya adalah saus kecap yang tidak terlalu kental, bercita rasa manis gurih yang legit, dan tidak bikin enek.

  • Penyajian: Sate ini tidak memakai sambal kacang. Di atas piring sate, kecap khas tersebut diguyur meriah lalu ditaburi irisan bawang merah mentah yang melimpah serta remasan daun jeruk nipis. Kombinasi manis, gurih daging bakar, pedas getir bawang, dan segarnya daun jeruk menciptakan harmoni rasa yang sangat bersih di mulut.

  • Keunikannya: Sate ini disajikan dengan irisan daun jeruk nipis dan bawang merah mentah yang melimpah, memberikan rasa segar yang tidak ada duanya.

 

3. Nasi Lesah (Magelang)

Kalau ke Magelang, jangan cuma tahu Kupat Tahu. Cobalah cari Nasi Lesah. Kuliner ini sekilas mirip soto, tapi kuahnya menggunakan santan tipis yang gurih dan disajikan di dalam piring ceper, bukan mangkuk. Saat ini, penjual Nasi Lesah asli sudah semakin langka dan biasanya berjualan di sudut pasar atau rumah lama.

  • Bahan Utama & Pengolahan: Nasi Lesah sering kali disebut sebagai kembaran soto, namun memiliki DNA yang berbeda. Isiannya terdiri dari nasi, soun, tauge, tahu bacem yang diiris kecil-kecil, daun seledri, dan suwiran ayam kampung.

  • Karakter Rasa Kuah: Perbedaan mendasar terletak pada kuahnya. Jika soto Magelang umumnya berkuah bening, Nasi Lesah menggunakan kuah santan tipis (encer) yang telah dibumbui kemiri, bawang, dan sedikit kunyit. Rasanya cenderung gurih lembut (subtle), ringan, hangat, dan tidak seberat kuah gulai atau lodeh.

  • Penyajian: Kuliner ini memiliki aturan tidak tertulis: wajib disajikan di atas piring ceper (bukan mangkuk). Kuahnya dituangkan secukupnya hingga merendam sebagian nasi (istilah lokalnya melesah atau terendam sedikit). Sangat cocok dinikmati di malam hari ditemani tempe mendoan atau sate kerang.

 

4. Soto Garing / “Sogar” (Klaten)

Soto biasanya berkuah, tapi di Klaten ada sekte soto unik bernama Soto Garing. Sesuai namanya, soto ini disajikan tanpa kuah sama sekali! Nasi, tauge, dan suwiran ayam hanya diguyur sedikit bumbu kecap dan minyak gurih rahasia. Rasanya? Unik dan bikin nagih!

  • Bahan Utama & Pengolahan: Secara isian, Sogar mirip dengan soto ayam khas Jawa Tengah pada umumnya: nasi, tauge pendek, suwiran ayam kampung yang digoreng garing, seledri, dan taburan bawang goreng.

  • Karakter Rasa & Keunikan: Sesuai namanya (garing berarti kering), soto ini sama sekali tidak diberi kuah kaldu. Alih-alih kuah, racikan soto ini disiram dengan satu sendok makan minyak gurih hasil rebusan ayam (minyak kaldu kental) dan kecap manis lokal yang pekat. Ketika diaduk, rasanya menjadi sangat gurih, manis, dan kaya rasa (rich) karena semua bumbu langsung menempel pada nasi dan tauge tanpa terlarut oleh air kuah.

  • Penyajian: Karena kering, tekstur renyah dari tauge mentah dan suwiran ayam gorengnya menjadi sangat menonjol. Biasanya pelanggan akan meminta kuah kaldu hangat yang disajikan di mangkuk kecil terpisah hanya untuk sekadar disruput sebagai pembasuh tenggorokan, bukan untuk dicampur ke piring.

 

5. Sego Berkat (Wonogiri / Sukoharjo)

Dulu, kuliner ini hanya bisa dinikmati saat ada acara hajatan (kondangan) di desa-desa. Namun sekarang, beberapa warung makan tradisional di dalam perkampungan mulai menjualnya secara umum. Dibungkus dengan daun jati, nasi dengan lauk bihun, oseng kentang, dan daging sapi ini punya aroma khas yang tidak akan kamu temukan di restoran modern.

  • Bahan Utama & Pengolahan: Komponen Sego Berkat sangat kaya dan mewakili cita rasa masakan hajatan desa yang autentik. Isinya meliputi nasi putih hangat, oseng-oseng kentang atau potongan tahu, bihun goreng kampung (bihun jagung bumbu kemiri), sambal goreng krecek, dan lauk utama berupa terik daging sapi (daging sapi yang dimasak perlahan dengan santan kental dan ketumbar hingga bumbunya meresap dan mengering).

  • Karakter Rasa: Rasa dominan dari kuliner ini adalah manis, gurih, dan sedikit pedas dari oseng sayurnya. Namun, kunci kelezatan utamanya berasal dari pembungkusnya, yaitu daun jati muda. Uap panas dari nasi yang baru matang akan memicu daun jati mengeluarkan aroma khas yang khas minyak atsiri alami. Aroma ini mengunci seluruh rasa lauk di dalamnya, memberikan sensasi rasa earthy dan tradisional yang sangat kuat.

  • Penyajian: Selalu dibungkus rapi membentuk kerucut atau kotak menggunakan daun jati dan diikat dengan bilah bambu atau karet. Kuliner ini membawa nostalgia makan bersama di sela-sela tradisi gotong royong masyarakat desa.

 

Menjelajahi kuliner Jawa Tengah itu tidak akan ada habisnya jika kamu berani masuk ke gang-gang kecil atau berkendara sedikit menjauh dari pusat kota. Rasa autentik dan suasana pedesaan yang ditawarkan selalu sebanding dengan usahanya.

Tips dari Penulis: Kalau mau berburu kuliner hidden gem seperti ini, datanglah sebelum jam makan siang. Karena biasanya, warung-warung legendaris ini punya porsi terbatas dan cepat sekali habis!

Dari 5 kuliner di atas, mana nih yang paling bikin kamu penasaran dan ingin langsung kamu datangi akhir pekan ini? Tulis di kolom komentar, ya!

  • Penulis: Nayla Zakiyya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wisata kolam renang Tegal

    7 Destinasi Wisata Renang di Kota Tegal yang Wajib Dikunjungi

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Fadhlurrahman Zufar Rafif
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Selamat datang di Kota Tegal! Kota di pesisir utara Jawa ini bukan hanya terkenal dengan pesona baharinya, tetapi juga memiliki beragam pilihan kolam renang Tegal yang menarik. Dari waterpark modern dengan wahana seru hingga kolam renang keluarga yang nyaman, semua destinasi ini siap memberikan pengalaman liburan menyegarkan bagi siapa saja yang ingin bermain […]

  • Keluarga menuju bioskop di Kota Tegal, suasana hangat dan modern di Cinepolis, CGV, dan Gajah Mada Cinema

    3 Bioskop Populer di Kota Tegal

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Fadhlurrahman Zufar Rafif
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Kota Tegal dikenal sebagai kota bahari yang tak hanya menyimpan pesona wisata alam, tetapi juga hiburan modern. Salah satunya adalah bioskop yang kini menjadi destinasi favorit warga untuk menonton film terbaru. kali ini akan merangkum 3 bioskop di Kota Tegal yang wajib kamu kunjungi, lengkap dengan lokasi dan fasilitas yang membuat pengalaman menonton […]

  • Sedekah Gunung Merapi Boyolali 2026

    Tradisi Turun – Temurun Warga Selo Boyolali Larungkan Kepala Kerbau dan Doa Bersama

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Boyolali  – Masyarakat Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kembali menggelar tradisi Sedekah Gunung Merapi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen, keselamatan hidup, serta harapan agar terhindar dari berbagai bencana. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menjadi salah satu budaya masyarakat lereng Gunung Merapi yang masih terus dilestarikan […]

  • Delegasi

    Delegasi UBSI Kenalkan Budaya Lewat Games dan Tari di Thailand

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Bangkok – Delegasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat internasional bertajuk International Community Service di Sleeping Bag Foundation, Bangkok, Thailand, pada Sabtu (4/7). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Global Youth Congress (GYC) 2026 ini, mengusung tema “Enjoy Learning Multicultural Games and Dances” dan melibatkan anak-anak binaan yayasan tersebut. Melalui kegiatan […]

  • Makanan khas Tegal lengkap seperti sega ponggol, sega lengko, sate kambing Tegal, kupat glabed, tahu aci, dan es lontrong

    15 Makanan Khas Tegal Paling Enak dan Legendaris, Ini Rekomendasinya!

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Fadhlurrahman Zufar Rafif
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Kota Tegal terkenal dengan makanan khas Tegal yang autentik dan menggugah selera. Dari sega ponggol hingga kupat glabed, setiap hidangan mencerminkan kekayaan budaya kuliner pesisir Jawa yang tak lekang oleh waktu.. Bagi para pencinta kuliner Nusantara, ada banyak sekali pilihan makanan khas Tegal yang menawarkan cita rasa autentik, lezat, dan selalu sukses membuat […]

  • Pantai di Kota Tegal

    4 Pantai di Kota Tegal Paling Hits untuk Liburan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Fadhlurrahman Zufar Rafif
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Selamat datang di Kota Tegal! Selain terkenal dengan kuliner sate kambing dan wartegnya yang legendaris, kota di pesisir utara Jawa ini ternyata juga menyimpan potensi wisata bahari yang luar biasa. Ada banyak pilihan pantai di Kota Tegal yang siap mengisi waktu liburanmu, terutama bagi kamu yang ingin merasakan embusan angin sepoi-sepoi dan gemuruh […]

expand_less