Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Atasi Bau Tak Sedap, Pemkab Brebes Bersihkan Saluran Irigasi di Pusat Kota

Atasi Bau Tak Sedap, Pemkab Brebes Bersihkan Saluran Irigasi di Pusat Kota

  • account_circle Dita Febi Ariyanti
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tegalhitz.com, Brebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes membersihkan dan mengeruk saluran irigasi di pusat kota yang menimbulkan bau tak sedap, Senin (7/9).

Pemkab Brebes menggelar kegiatan tersebut secara gotong royong. Sebelumnya, sejumlah pengunjung mengeluhkan kondisi saluran di sekitar Pasar Induk Brebes dan Pasar Belakang Kodim Brebes.

Sampah yang menumpuk menyumbat aliran air. Kondisi tersebut membuat saluran mengeluarkan bau menyengat dan mengganggu kenyamanan pengunjung pasar.

Dinas Lingkungan Hidup dan Pengolahan Sampah (DLHPS) ikut membersihkan saluran tersebut. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) juga turut membantu bersama sejumlah instansi lainnya.

Mereka mengerahkan satu alat berat dan puluhan pekerja untuk membersihkan sampah serta mengeruk saluran irigasi.

Kepala DLHPS Brebes, M. Sodiq, mengatakan semua pihak perlu bekerja sama untuk menangani permasalahan tersebut. Menurutnya, satu instansi tidak dapat menangani kondisi saluran tersebut sendirian.

“Saluran ini memang harus dikeruk dan di atasnya dipasang jaring lagi supaya sampah tidak langsung jatuh ke saluran,” ujarnya.

Sodiq menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya sudah merencanakan penanganan saluran tersebut. Namun, Pemkab Brebes menunda rencana itu karena harus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

BBWS Pemali Juana rencananya akan menjalankan proyek normalisasi saluran irigasi. Proyek tersebut mencakup saluran dari wilayah Jatibarang hingga mendekati kawasan muara di bagian utara.

Meski begitu, Pemkab Brebes tetap melakukan pembersihan sementara. Langkah ini bertujuan mengurangi sampah dan bau yang mengganggu masyarakat.

“Kita lakukan pembersihan saluran sementara, karena dalam waktu dekat ini akan ada proyek normalisasi dari BBWS untuk saluran irigasi sepanjang Jatibarang hingga mendekati wilayah muara di utara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinkopumdag Kabupaten Brebes, Khaerul Abidin, mengatakan kebersihan pasar menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, tugas menjaga kebersihan tidak hanya berada di tangan petugas kebersihan.

Semua pihak yang beraktivitas di lingkungan pasar juga perlu ikut menjaga kebersihan. Kegiatan gotong royong ini menjadi salah satu langkah untuk menjaga lingkungan pasar tetap bersih dan nyaman.

Pembersihan drainase serta pengangkutan sampah juga dapat membantu mencegah munculnya lalat dan tikus. Langkah tersebut juga dapat mengurangi risiko munculnya berbagai sumber penyakit.

Khaerul berharap lingkungan pasar yang bersih dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli. Kondisi tersebut juga berpotensi menarik lebih banyak masyarakat untuk berkunjung ke pasar rakyat.

“Dengan begitu dapat berpotensi menarik lebih banyak pembeli ke pasar rakyat,” ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang pengunjung pasar bernama Warniti (41) mengeluhkan kondisi saluran irigasi tersebut. Ia mengatakan bau dari saluran itu sangat menyengat.

Menurutnya, sampah yang menyumbat membuat aliran air tidak lancar. Kondisi tersebut juga membuat kawasan sekitar saluran terlihat kumuh.

Air di dalam saluran tampak berwarna hitam pekat. Kondisi itu dinilai kurang pantas karena lokasi saluran berada di kawasan pasar induk di pusat perkotaan.

“Baunya sangat menyengat karena sampah yang menyumbat. Kurang nyaman sekali memang. Dipandang juga kurang pantas karena ini kan pasar induk di pusat perkotaan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Brebes berharap kondisi saluran menjadi lebih bersih. Aliran air juga diharapkan dapat kembali lancar.

Pemkab Brebes juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran. Dengan kerja sama semua pihak, masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan pasar secara bersama-sama.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatani Teori dan Industri, Ratusan Mahasiswa UBSI Tegal lakukan kunjungan industri ke Herborist di Semarang

    Jembatani Teori dan Industri, Ratusan Mahasiswa UBSI Tegal lakukan kunjungan industri ke Herborist di Semarang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Nayla Zakiyya
    • 0Komentar

      Jembatani Teori dan Industri, Ratusan Mahasiswa UBSI Tegal lakukan kunjungan industri ke Herborist di Semarang Tegalhitz.com – Teori di bangku kuliah memang penting, tapi melihat langsung dapur industri berskala nasional jelas memberikan sensasi belajar yang berbeda. Semangat inilah yang dibawa oleh 175 mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal saat menggelar Kunjungan Industri ke PT […]

  • banjir nepal

    Gletser Runtuh di Himalaya, Nepal dan Tibet Dilanda Banjir Bandang Maut

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
    • 0Komentar

    TegalHitz.com, Nepal – Banjir bandang dahsyat menerjang wilayah pegunungan Nepal pada Rabu (26/8), tepatnya di kawasan Distrik Rasuwa dekat perbatasan Nepal dengan Tibet, China. Bencana tersebut menyebabkan ratusan orang meninggal dunia dan banyak lainnya masih dinyatakan hilang. Banjir terjadi setelah bagian gletser di kawasan Himalaya mengalami keruntuhan. Runtuhan es, batu, salju, dan material lainnya kemudian […]

  • Kabupaten Tegal Uji Coba Digitalisasi Perlinsos, Warga Bisa Daftar Bansos Mandiri

    Kabupaten Tegal Uji Coba Digitalisasi Perlinsos, Warga Bisa Daftar Bansos Mandiri

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Tri Sella Faoziah
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Tegal – pemerintah kabupaten tegal mulai melaksanakan uji coba perluasan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) di Kabupaten Tegal, terhitung sejak Rabu (1/7).Pantauan menunjukkan program ini berlangsung selama kurang lebih dua bulan, dengan tujuan meningkatkan akurasi data calon penerima bantuan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital dan integrasi data lintas kementerian maupun lembaga. Melalui skema baru ini, […]

  • KM Virgo Tenggelam di Kedalaman 29 Meter, 129 Orang Masih Dicari Basarnas

    KM Virgo Tenggelam di Kedalaman 29 Meter, 129 Orang Masih Dicari Basarnas

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Dita Febi Ariyanti
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Jakarta – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap kondisi terbaru KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo mengatakan posisi KM Virgo kini bergeser sekitar 453 meter ke arah tenggara dari lokasi awal. Kapal tersebut juga bergerak lebih dalam dari […]

  • Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital, UBSI Kampus Kota Tegal Gelar Pembekalan dan Sertifikasi Kompetensi

    Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital, UBSI Kampus Kota Tegal Gelar Pembekalan dan Sertifikasi Kompetensi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Nayla Zakiyya
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Tegal – Dalam upaya menjawab tantangan dunia industri yang dinamis, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Tegal siap menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Kompetensi. Mengusung tema “Sertifikasi Kompetensi sebagai Gerbang Karier Profesional di Era Transformasi Digital”, acara ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keahlian spesifik yang diakui secara nasional. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa […]

  • makam mbah kaloran

    Makam Mbah Kaloran, Jejak Sejarah Tokoh Lokal di Desa Semedo

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
    • 0Komentar

    TegalHitz.com, Tegal – Makam Mbah Kaloran menjadi salah satu situs bersejarah dan religi yang berada di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Tokoh yang dikenal masyarakat dengan sebutan Mbah Kaloran tersebut disebut sebagai Raden Mas Panji Hadi Cokronegoro, yang dalam sejarah lokal dikenal sebagai Bupati Tegal ke-10. Makam Mbah Kaloran berada di kompleks […]

expand_less