KM Virgo Tenggelam di Kedalaman 29 Meter, 129 Orang Masih Dicari Basarnas
- account_circle Dita Febi Ariyanti
- calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tegalhitz.com, Jakarta – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap kondisi terbaru KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).
Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo mengatakan posisi KM Virgo kini bergeser sekitar 453 meter ke arah tenggara dari lokasi awal. Kapal tersebut juga bergerak lebih dalam dari sebelumnya, dari kedalaman 21 meter menjadi 29 meter.
Basarnas memantau kondisi kapal pada Kamis (17/9/2026) menggunakan helikopter HR-3601. Yudhi bersama pihak pemilik kapal dan tenaga ahli turut melihat posisi terakhir KM Virgo dari udara.
Meski berada di kedalaman 29 meter, badan kapal masih terlihat dengan jelas. Basarnas juga tidak menemukan kebocoran minyak dari badan kapal sehingga kondisi air di sekitar lokasi masih tampak jernih.
Kondisi KM Virgo Masih Tertutup
Selain memantau posisi kapal, penyelam turut mengamati kondisi KM Virgo. Hasil pengamatan menunjukkan sebagian besar bagian kapal masih tertutup dan kedap.
Yudhi menjelaskan kondisi tersebut dapat membantu proses operasi salvage. Tim penyelamat berharap kondisi kapal yang masih tertutup dapat mendukung upaya pencarian korban.
“Kita juga bersyukur tidak ada bocoran, sehingga di sekitar kapal itu tidak ada polusi. Jadi masih jernih, bening, dan bisa terlihat dengan jelas dari udara,” ujar Yudhi dalam konferensi pers, Kamis (17/9).
Menurut Yudhi, beberapa benda yang sebelumnya ditemukan kemungkinan berasal dari bagian haluan atau bagian luar kapal. Sementara itu, bagian lainnya masih tertutup.
129 Orang Masih Dalam Pencarian
KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal, dan kru. Kapal tersebut mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).
Hingga hari kelima operasi SAR pada Kamis (17/9/2026), Basarnas menemukan 114 korban. Sebanyak 108 orang selamat, sedangkan enam orang meninggal dunia.
Tim SAR gabungan masih mencari 129 orang lainnya yang belum ditemukan. Operasi pencarian terus berlangsung untuk menemukan para korban yang masih dinyatakan hilang.
- Penulis: Dita Febi Ariyanti

Saat ini belum ada komentar