Breaking News
light_mode
Beranda » Plesiran » Makam Mbah Kaloran, Jejak Sejarah Tokoh Lokal di Desa Semedo

Makam Mbah Kaloran, Jejak Sejarah Tokoh Lokal di Desa Semedo

  • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TegalHitz.com, Tegal – Makam Mbah Kaloran menjadi salah satu situs bersejarah dan religi yang berada di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Tokoh yang dikenal masyarakat dengan sebutan Mbah Kaloran tersebut disebut sebagai Raden Mas Panji Hadi Cokronegoro, yang dalam sejarah lokal dikenal sebagai Bupati Tegal ke-10.

Makam Mbah Kaloran berada di kompleks makam bersejarah Mbah Semedo. Keberadaan makam tersebut hingga kini masih dihormati dan dirawat oleh masyarakat serta juru kunci makam sebagai bagian dari peninggalan sejarah lokal Desa Semedo. Menurut sejarah lokal yang dihimpun dari masyarakat dan sesepuh Desa Semedo, Mbah Kaloran dikisahkan hidup pada masa pemerintahan kolonial Belanda.

Pada masa tersebut berlangsung pembangunan Jalan Raya Pos yang berkaitan dengan pemerintahan Herman Willem Daendels. Pembangunan jalan tersebut melibatkan banyak rakyat pribumi dalam kerja paksa. Kisah masyarakat menyebutkan bahwa Mbah Kaloran merasa prihatin melihat penderitaan rakyat Tegal akibat kondisi tersebut. Keprihatinan itu kemudian membuatnya memilih meninggalkan kedudukannya dan mengasingkan diri ke wilayah Semedo hingga akhir hayatnya.

Mbah Kaloran kemudian dimakamkan di kompleks makam Mbah Semedo pada tahun 1819. Makamnya berada di sebelah barat makam Mbah Semedo atau Mbah Pangeran Suro Hadi Kusumo. Selain menjadi tempat pemakaman, kompleks tersebut juga menjadi bagian dari sejarah dan tradisi masyarakat Desa Semedo. Masyarakat dan sesepuh desa turut menjaga cerita mengenai tokoh-tokoh yang dimakamkan di kawasan tersebut, sementara juru kunci bertugas merawat dan menjaga kompleks makam.

Kisah mengenai Mbah Kaloran hingga kini masih diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat. Karena sebagian cerita mengenai kehidupan dan alasan pengasingannya berasal dari sejarah lisan, informasi tersebut perlu dipahami sebagai sejarah lokal yang berkembang di masyarakat, bukan seluruhnya sebagai fakta yang telah dibuktikan melalui sumber sejarah primer.

Keberadaan makam Mbah Kaloran menjadi pengingat bahwa Desa Semedo tidak hanya memiliki nilai religi, tetapi juga menyimpan cerita sejarah lokal yang masih dipelihara oleh masyarakat hingga saat ini.

  • Penulis: Zahra Aulia Khoirunnissa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga menuju bioskop di Kota Tegal, suasana hangat dan modern di Cinepolis, CGV, dan Gajah Mada Cinema

    3 Bioskop Populer di Kota Tegal

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Fadhlurrahman Zufar Rafif
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Kota Tegal dikenal sebagai kota bahari yang tak hanya menyimpan pesona wisata alam, tetapi juga hiburan modern. Salah satunya adalah bioskop yang kini menjadi destinasi favorit warga untuk menonton film terbaru. kali ini akan merangkum 3 bioskop di Kota Tegal yang wajib kamu kunjungi, lengkap dengan lokasi dan fasilitas yang membuat pengalaman menonton […]

  • KM Virgo Tenggelam di Kedalaman 29 Meter, 129 Orang Masih Dicari Basarnas

    KM Virgo Tenggelam di Kedalaman 29 Meter, 129 Orang Masih Dicari Basarnas

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Dita Febi Ariyanti
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Jakarta – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap kondisi terbaru KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo mengatakan posisi KM Virgo kini bergeser sekitar 453 meter ke arah tenggara dari lokasi awal. Kapal tersebut juga bergerak lebih dalam dari […]

  • Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital, UBSI Kampus Kota Tegal Gelar Pembekalan dan Sertifikasi Kompetensi

    Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Digital, UBSI Kampus Kota Tegal Gelar Pembekalan dan Sertifikasi Kompetensi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Nayla Zakiyya
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Tegal – Dalam upaya menjawab tantangan dunia industri yang dinamis, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Tegal siap menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Kompetensi. Mengusung tema “Sertifikasi Kompetensi sebagai Gerbang Karier Profesional di Era Transformasi Digital”, acara ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keahlian spesifik yang diakui secara nasional. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa […]

  • Bosan Kuliner yang Itu-Itu Saja? Ini 5 “Hidden Gems” Kuliner Jawa Tengah yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!

    Bosan Kuliner yang Itu-Itu Saja? Ini 5 “Hidden Gems” Kuliner Jawa Tengah yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Nayla Zakiyya
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Kalau bicara soal kuliner Jawa Tengah, yang langsung terlintas di kepala pasti Lumpia Semarang, Bakso Solo, atau Gudeg Solo. Memang enak, tapi tahu tidak kalau Jawa Tengah masih menyimpan “harta karun” kuliner legendaris yang lokasinya agak tersembunyi tapi rasanya bikin nagih? Para pemburu kuliner rela blusukan demi bisa mencicipi menu-menu ini. Buat kamu […]

  • Tegalhitz - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menghadiri Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan di sela agenda Rakernas APEKSI di Medan, Rabu (1/7). Kehadiran para kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia menambah perhatian pada momen tersebut. Dalam amanatnya, Wali Kota Medan, menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar acara tahunan biasa. “Peringatan Hari Jadi Kota Medan menjadi tanda perjuangan dan kerja keras. Hasil yang kita nikmati hari ini merupakan buah perjuangan para pahlawan, dan tugas kita adalah melanjutkan perjuangan tersebut,” ujarnya. Pada peringatan tahun ini, Kota Medan mengangkat tema “Medan Tangguh, Maju untuk Semua”. Tema tersebut menggambarkan semangat Kota Medan untuk terus berkembang menghadapi berbagai tantangan, sekaligus menghadirkan kemajuan yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Rico Waas juga menekankan bahwa pembangunan bukan proses instan. “Membangun kota adalah ikhtiar jangka panjang. Oleh karena itu, Kota Medan bekerja sama dengan seluruh stakeholder dengan semangat gotong royong untuk mewujudkan kemajuan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat,” katanya. Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat memperkuat kebersamaan. “Mari kita jadikan Hari Jadi Kota Medan ke-436 sebagai momentum bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kota Medan yang lebih maju, tangguh, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya

    Wali Kota Tegal Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Nayla Zakiyya
    • 0Komentar

      Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menghadiri Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Tegalhitz.com – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menghadiri Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan di sela agenda Rakernas APEKSI di Medan, Rabu (1/7). Kehadiran para kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia menambah perhatian pada momen tersebut. Dalam amanatnya, Wali Kota […]

  • Akhir Pekan, Pasar Langgeng Semedo Selalu Ramai Pengunjung

    Akhir Pekan, Pasar Langgeng Semedo Selalu Ramai Pengunjung

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tri Sella Faoziah
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Semedo – Pasar Langgeng yang berlokasi di kawasan Semedo menjadi salah satu titik keramaian warga, khususnya pada hari Minggu, Kamis (13/8). Pantauan di lapangan menunjukkan, aktivitas jual beli di Pasar Langgeng terpantau lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa apabila dikunjungi pada akhir pekan. Selain aktivitas perdagangan, menurut keterangan warga, pasar ini juga kerap dimeriahkan dengan […]

expand_less