Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tradisi Turun – Temurun Warga Selo Boyolali Larungkan Kepala Kerbau dan Doa Bersama

Tradisi Turun – Temurun Warga Selo Boyolali Larungkan Kepala Kerbau dan Doa Bersama

  • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tegalhitz.com, Boyolali  – Masyarakat Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kembali menggelar tradisi Sedekah Gunung Merapi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen, keselamatan hidup, serta harapan agar terhindar dari berbagai bencana. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menjadi salah satu budaya masyarakat lereng Gunung Merapi yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Kegiatan Sedekah Gunung Merapi dilaksanakan pada Senin (15/6). Acara berlangsung selama satu hari dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari kirab budaya pada pagi hari hingga prosesi larung sesaji berupa kepala kerbau yang dilakukan pada malam hari di kawasan Gunung Merapi.

Tradisi ini diselenggarakan karena masyarakat setempat ingin mengungkapkan rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan Tuhan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana doa bersama untuk memohon keselamatan dari ancaman erupsi Gunung Merapi serta menjaga warisan budaya yang telah diturunkan oleh para leluhur. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan dan kebersamaan antarwarga.

Berbagai pihak terlibat dalam pelaksanaan acara ini, di antaranya masyarakat Desa Lencoh, tokoh adat, perangkat desa, pemerintah daerah, komunitas budaya, relawan, serta sejumlah instansi yang mendukung kelancaran kegiatan.

Ketua Adat Desa Lencoh, Paiman Hadi Martono, menjelaskan bahwa tradisi Sedekah Gunung Merapi merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Sedekah Gunung Merapi dilaksanakan setiap malam 1 Suro. Tradisi ini merupakan warisan nenek moyang yang terus dilestarikan sebagai budaya masyarakat Desa Lencoh,” jelasnya seperti dikutip dari radarsolo.jawapost.com

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan kepada masyarakat,” imbuh Paiman.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang telah diberikan.

Prosesi Sedekah Gunung Merapi diawali dengan kirab budaya dan doa bersama yang diikuti ratusan warga. Selanjutnya, masyarakat membawa berbagai sesaji menuju kawasan Gunung Merapi. Sesaji tersebut kemudian dilarungkan sebagai simbol rasa syukur dan permohonan keselamatan. Selain prosesi adat, acara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan budaya yang melibatkan masyarakat setempat. Melalui pelaksanaan Sedekah Gunung Merapi, masyarakat Desa Lencoh berharap tradisi leluhur tetap lestari, nilai-nilai kebersamaan semakin kuat, serta kehidupan masyarakat di lereng Gunung Merapi senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan.

  • Penulis: Zahra Aulia Khoirunnissa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bosan Kuliner yang Itu-Itu Saja? Ini 5 “Hidden Gems” Kuliner Jawa Tengah yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!

    Bosan Kuliner yang Itu-Itu Saja? Ini 5 “Hidden Gems” Kuliner Jawa Tengah yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Nayla Zakiyya
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Kalau bicara soal kuliner Jawa Tengah, yang langsung terlintas di kepala pasti Lumpia Semarang, Bakso Solo, atau Gudeg Solo. Memang enak, tapi tahu tidak kalau Jawa Tengah masih menyimpan “harta karun” kuliner legendaris yang lokasinya agak tersembunyi tapi rasanya bikin nagih? Para pemburu kuliner rela blusukan demi bisa mencicipi menu-menu ini. Buat kamu […]

  • museum semedo

    Museum semedo Tegal, Menyimpan Jejak Homo Erectus 700 ribu tahun

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Tegal – Museum Semedo yang berada di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menjadi salah satu tempat yang menyimpan berbagai peninggalan prasejarah. Museum ini memamerkan fosil manusia purba, fosil hewan dan tumbuhan, serta artefak batu dan tulang yang menjadi bukti kehidupan pada masa lampau. Keberadaan Situs Semedo mulai mendapat perhatian luas dalam […]

  • Mall di Kota Tegal.

    4 Mall di kota Tegal dan Pusat Perbelanjaan Terbaik 2026

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Fadhlurrahman Zufar Rafif
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Mencari tempat seru untuk menghabiskan waktu luang di area perkotaan Tegal kini semakin mudah. Saat ini, keberadaan mall di Kota Tegal telah menjadi destinasi utama bagi masyarakat lokal untuk melepas penat. Banyak warga sengaja berkunjung bersama keluarga hanya untuk sekadar cuci mata atau berburu kuliner. Selain itu, pusat perbelanjaan modern di Kota Bahari […]

  • wisata kolam renang Tegal

    7 Destinasi Wisata Renang di Kota Tegal yang Wajib Dikunjungi

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Fadhlurrahman Zufar Rafif
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com – Selamat datang di Kota Tegal! Kota di pesisir utara Jawa ini bukan hanya terkenal dengan pesona baharinya, tetapi juga memiliki beragam pilihan kolam renang Tegal yang menarik. Dari waterpark modern dengan wahana seru hingga kolam renang keluarga yang nyaman, semua destinasi ini siap memberikan pengalaman liburan menyegarkan bagi siapa saja yang ingin bermain […]

  • Delegasi

    Delegasi UBSI Kenalkan Budaya Lewat Games dan Tari di Thailand

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Zahra Aulia Khoirunnissa
    • 0Komentar

    Tegalhitz.com, Bangkok – Delegasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat internasional bertajuk International Community Service di Sleeping Bag Foundation, Bangkok, Thailand, pada Sabtu (4/7). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Global Youth Congress (GYC) 2026 ini, mengusung tema “Enjoy Learning Multicultural Games and Dances” dan melibatkan anak-anak binaan yayasan tersebut. Melalui kegiatan […]

  • Tegalhitz - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menghadiri Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan di sela agenda Rakernas APEKSI di Medan, Rabu (1/7). Kehadiran para kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia menambah perhatian pada momen tersebut. Dalam amanatnya, Wali Kota Medan, menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar acara tahunan biasa. “Peringatan Hari Jadi Kota Medan menjadi tanda perjuangan dan kerja keras. Hasil yang kita nikmati hari ini merupakan buah perjuangan para pahlawan, dan tugas kita adalah melanjutkan perjuangan tersebut,” ujarnya. Pada peringatan tahun ini, Kota Medan mengangkat tema “Medan Tangguh, Maju untuk Semua”. Tema tersebut menggambarkan semangat Kota Medan untuk terus berkembang menghadapi berbagai tantangan, sekaligus menghadirkan kemajuan yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Rico Waas juga menekankan bahwa pembangunan bukan proses instan. “Membangun kota adalah ikhtiar jangka panjang. Oleh karena itu, Kota Medan bekerja sama dengan seluruh stakeholder dengan semangat gotong royong untuk mewujudkan kemajuan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat,” katanya. Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat memperkuat kebersamaan. “Mari kita jadikan Hari Jadi Kota Medan ke-436 sebagai momentum bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kota Medan yang lebih maju, tangguh, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya

    Wali Kota Tegal Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Nayla Zakiyya
    • 0Komentar

      Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menghadiri Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Tegalhitz.com – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menghadiri Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan di sela agenda Rakernas APEKSI di Medan, Rabu (1/7). Kehadiran para kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia menambah perhatian pada momen tersebut. Dalam amanatnya, Wali Kota […]

expand_less